Berita Terkini

Focus Group Discussion : Tantangan dan Peluang Penyelenggara Pemilu di Era Digital

Menyoroti pentingnya adaptasi digital bagi penyelenggaraan Pemilu 2029, Anggota KPU Provinsi Papua Barat Daya, Fatmawati selaku Kadiv Sosdiklih, Parmas dan SDM hadir sebagai narasumber dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Papua Barat Daya di Rylich Panorama Hotel dengan materi "Mengenai Tantangan dan Peluang Penyelenggara Pemilu di Era Digital". (29/11)

Dalam pemaparannya Digitalisasi Pemilu didorong oleh empat faktor krusial, termasuk tuntutan publik untuk proses yang lebih cepat dan murah (mandat efisiensi), kebutuhan akan transparansi real-time, perkembangan teknologi seperti AI dan Big Data, serta evaluasi untuk menyempurnakan sistem seperti SIREKAP dan SILOG pasca-Pemilu Tahun 2024.

Fatmawati menyebutkan bahwa digitalisasi menawarkan tiga pilar utama peluang bagi penyelenggara: Aksesibilitas & Partisipasi; Efisiensi & Akuntabilitas; Inovasi Proses Inti: Transformasi mendasar seperti wacana penerapan E-Voting atau I-Voting pada Pemilu Tahun 2029 untuk memangkas biaya dan waktu walaupun akan terdapat tantangan penentu keberhasilan.

Pada akhirnya, "Demokrasi yang kuat membutuhkan partisipasi yang cerdas, dan penyelenggara yang adaptif terhadap perubahan zaman"

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 15 kali